- Back to Home »
- curhatanku
Posted by : Silvana's blog
Selasa, 12 Agustus 2014
Malam ini,
aku hanya duduk seorang diri. Hanya ditemani oleh indahnya langit malam, sinar
terangnya sang rembulan, dan juga bintang-bintang yang bertaburan sebagai
penghias indahnya langit malam kali ini.
Kali ini, perasaanku tak menentu. Ada sedikit kebahagiaan, namun kali ini yang dominan adalah kesedihan. Kesedihanku kali ini sudah menyebar luas hingga menyelimuti semua relung hatiku tanpa menyisakan celah sedikitpun. Aku merasa bahwa, aku hanya hidup seorang diri di dunia ini. Tak ada satupun yang menemaniku. Jujur aku jenuh dengan semua keadaan yang kualami saat ini. Aku sangat lelah. Saat ini yang kubutuhkan hanyalah seorang sahabat yang setia menemaniku dalam keadaan suka maupun duka. Sahabat yang ikut merasakan senang saat aku senang, yang dapat menghibur aku saat aku sedih seperti ini. Ya mungkin ini belum saatnya aku memiliki sahabat yang seperti itu.
Sebenarnya aku
telah menemukan sesosok sahabat yang kuinginkan. Ya, dia bisa menghibur aku
saat aku sedih, dia selalu ada saat aku membutuhkan kehadirannya disampingku.
Namun itu semua tak bertahan lama. Lama kelamaan dia pergi. Dia pergi
meninggalkanku sendiri. Ya, lama
kelamaan aku mulai membenci keadaan yang seperti ini. Mengapa ini terjadi saat
aku menemukan sesosok sahabat yang menurutku sudah tepat? Mengapa ini terjadi
saat aku mulai merasa nyaman saat dekat dengannya? Mengapa itu semua harus
terjadi padaku?
Kawan, aku hanya ingin kau kembali.
Kembali disini tuk menemaniku. Kawan, semoga kau mendengar dan mengetahui
tentang curahan hatiku ini. Ini semua tertuju untukmu kawanku. Aku akan terus
berdo’a semoga kau selalu menjadi kawan terbaikku. Kawan yang selalu ada di
sampingku saat aku kesepian, sahabat yang selalu ada saat aku sedih, sahabat
yang selalu memberikan bahumu sebagai tempatku bersandar saat aku menangis,
sahabat yang mengerti semua keadaanku. Kawan, aku sayang sama kamu. Kau adalah
sahabat terbaikku kawan. Semoga kau mengerti itu.

hanya harapan yang membuat kita semua tetap bertahan....jangan sampai patah semangat apalagi ndak punya harapan itu berbahaya......
BalasHapus